-
UPACARA HUT RI KE 80 TAHUN
Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80 Tahun yang di laksanakan oleh Yayasan Al Manar yang terdiri dari satuan pendidikan Pondok Pesantren, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah Al Manar.
-
WASANAWARSA KE XXXVIII TAHUN 2025
MTs Al Manar Tahun Ajaran 2024/2025 telah meluluskan Siswa-siswi berjumlah 51 orang, semoga sukses di masa depan
-
HARI JADI PRAMUKA KE 64 TH
Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80 Tahun yang di laksanakan oleh Yayasan Al Manar yang terdiri dari satuan pendidikan Pondok Pesantren, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah Al Manar
-
Halal bi Halal Guru dan Karyawan
Halal bi halal Guru dan Karyawan MTs Al Manar Tengaran.
-
Hari Lahir (HARLAH) Madrasah Ke-39
Seluruh siswa mengikuti kegiatan Harlah madrasah yang di lakukan selama 2 hari, salah satunya adalah pawai taaruf madrasah.
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 80 TAHUN
GLADI BERSIH ANBK 2025
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) adalah sistem penilaian yang dilakukan secara daring menggunakan komputer untuk mengukur kompetensi dan capaian pembelajaran siswa di seluruh Indonesia. ANBK bertujuan untuk memetakan mutu pendidikan di Indonesia dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Berikut beberapa tujuan utama ANBK ¹:
- Meningkatkan Kualitas Belajar Mengajar: ANBK membantu mengetahui perbaikan kualitas belajar-mengajar yang perlu ditingkatkan lagi.
- Meningkatkan Kemampuan Literasi: ANBK mengukur kemampuan literasi membaca setiap peserta sebagai bahan evaluasi.
- Meningkatkan Kemampuan Numerasi: ANBK mengukur kemampuan numerasi setiap peserta sebagai bahan evaluasi.
- Menganalisa Karakter: ANBK menganalisis hasil belajar sosial-emosional peserta didik.
ANBK memiliki beberapa manfaat, antara lain ¹:
- Bagi Siswa: Membantu mengukur kemampuan diri dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
- Bagi Guru: Memberikan gambaran tentang tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif.
- Bagi Sekolah: Membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan memetakan kekuatan dan kelemahan sekolah.
- Bagi Pemerintah: Membantu memetakan mutu pendidikan di seluruh Indonesia dan membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Pelaksanaan ANBK melibatkan berbagai pihak, termasuk Kemendikbud, Dinas Pendidikan, sekolah, dan siswa. ANBK dapat dilakukan secara daring atau semi daring, dengan menggunakan perangkat komputer dan jaringan internet yang memadai
Sumber: meta AI
SEMARAK MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN INDONESIA KE 80 TAHUN
SEMARAK MENYAMBUT KEMERDEKAAN INDONESIA KE 80 TAHUN
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Ke- 80 Tahun, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTs Al Manar Tengaran mengadakan perlombaan untuk Guru dan Siswa-siswi madrasah yang akan dilaksanakan selama dua hari dimulai pada hari Jumat-Sabtu 15-16 Agustus 2025 di Halaman Madrasah Tsanawiyah Al Manar. Kegiatan ini di tujukan untuk menumbuhkan dan menerapkan rasa cinta tanah air Indonesia dengan semangat 45 untuk negara Indonesia dengan melalui perlombaan yang mencerminkan sikap gotong royong, persatuan, musyawarah, dan berfikir masa depan.
Membangun Semangat dan Kebersamaan Lewat Kompetisi
Kegiatan Lomba Agustusan tidak hanya menjadi sarana penyaluran bakat dan minat siswa di bidang olahraga, estafet dan lainnya tetapi juga sebagai ajang mempererat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah. Dukungan dari teman-teman satu kelas maupun antarkelas memberi warna tersendiri dalam setiap pertandingan. Antusiasme yang tinggi dari seluruh siswa membuktikan bahwa kegiatan nonakademik seperti ini penting untuk menciptakan iklim sekolah yang sehat, ceria, dan penuh semangat kebersamaan.
HARI JADI PRAMUKA KE-64 TAHUN
"PRAMUKA"
PRAJA MUDA KARANA
Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya.
“Pramuka” merupakan sebutan bagi Anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi;
- Pramuka Siaga (7-10 tahun),
- Pramuka Penggalang (11-15 tahun),
- Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan
- Pramuka Pandega (21-25 tahun).
Kelompok anggota yang lain disebut anggota dewasa. Sedangkan yang dimaksud “Kepramukaan” adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.
Kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda) Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung. Sedangkan pada tahun yang sama, di Jakarta didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO). Kedua organisasi cikal bakal kepanduan di Indonesia ini meleburkan diri menjadi satu bernama (Belanda) Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) di Bandung pada tahun 1926.
Tujuan Gerakan Pramuka
Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap Pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki berkecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negeara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan.
Prinsip Dasar Kepramukaan
- Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
- Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
- Peduli terhadap dirinya pribadi; dan
- Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka.
Metode Kepramukaan
- pengamalan Kode Kehormatan Pramuka;
- belajar sambil melakukan;
- kegiatan berkelompok, bekerjasama, dan berkompetisi;
- kegiatan yang menarik dan menantang;
- kegiatan di alam terbuka;
- kehadiran orang dewasa yang memberikan bimbingan, dorongan, dan dukungan;
- penghargaan berupa tanda kecakapan; dan
- satuan terpisah antara putra dan putri;
Sifat
Berdasarkan resolusi Konferensi Kepanduan Sedunia tahun 1924 di Kopenhagen, Denmark, maka Kepanduan mempunyai tiga sifat atau ciri khas, yaitu :
- Nasional, yang berarti suatu organisasi yang menyelenggarakan kepanduan di suatu negara haruslah menyesuaikan pendidikannya itu dengan keadaan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.
- Internasional, yang berarti bahwa organisasi kepanduan di negara manapun di dunia ini harus membina dan mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan antara sesama Pandu dan sesama manusia, tanpa membedakan kepercayaan/agama, golongan, tingkat, suku dan bangsa.
- Universal, yang berarti bahwa kepanduan dapat dipergunakan di mana saja untuk mendidik anak-anak dari bangsa apa saja.
MASA TAARUF SISWA MADRASAH (MATSAMA)











