• UPACARA HUT RI KE 80 TAHUN

    Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80 Tahun yang di laksanakan oleh Yayasan Al Manar yang terdiri dari satuan pendidikan Pondok Pesantren, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah Al Manar.

  • WASANAWARSA KE XXXVIII TAHUN 2025

    MTs Al Manar Tahun Ajaran 2024/2025 telah meluluskan Siswa-siswi berjumlah 51 orang, semoga sukses di masa depan

  • HARI JADI PRAMUKA KE 64 TH

    Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80 Tahun yang di laksanakan oleh Yayasan Al Manar yang terdiri dari satuan pendidikan Pondok Pesantren, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah Al Manar

  • Halal bi Halal Guru dan Karyawan

    Halal bi halal Guru dan Karyawan MTs Al Manar Tengaran.

  • Hari Lahir (HARLAH) Madrasah Ke-39

    Seluruh siswa mengikuti kegiatan Harlah madrasah yang di lakukan selama 2 hari, salah satunya adalah pawai taaruf madrasah.

PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG)

 



Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Menyongsong Indonesia Emas 2045

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045. Program ini diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dalam pelaksanaannya, MBG bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air. 

SUMBER: https://sync-disdik.jabarprov.go.id/mbg/index.php


FOTO MBG MTs Al Manar Tengaran 17 September 2025

Tujuan dan Sasaran Program MBG

Tujuan utama dari Program MBG adalah untuk mengurangi angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya pada kelompok rentan. Kelompok tersebut meliputi balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi harian masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan ibu, dapat tercukupi dengan baik sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).

SUMBER: https://sync-disdik.jabarprov.go.id/mbg/index.php


                    FOTO MBG MTs Al Manar Tengaran 17 September 2025


Share:

OLIMPIADE MADRASAH INDONESIA (OMI) Tingkat Kab. SEMARANG

 


Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno menyatakan bahwa ajang ini bukan hanya wadah untuk unjuk prestasi akademik, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan spiritualitas siswa madrasah. “Melalui Olimpiade ini, kita ingin menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga pusat lahirnya ilmuwan muda yang unggul dalam sains, teknologi, dan humaniora,” tegasnya di Bandung, Jumat (8/8/2025).

OMI 2025 mengedepankan integrasi nilai-nilai keislaman dalam bidang sains dan riset, yang mengajarkan murid untuk melihat ilmu pengetahuan sebagai bagian dari ibadah dan pengembangan diri sesuai ajaran Islam. “Tidak kalah penting, budaya lokal juga diintegrasikan dalam kompetisi ini sebagai upaya melestarikan kearifan lokal sekaligus memperkaya perspektif ilmiah murid,” sebut Suyitno.

Suyitno mengatakan even ini juga menjadi ajang peningkatan akses melalui ruang kompetisi yang strategis bagi murid Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah seluruh Indonesia dalam skala nasional yang selanjutnya menjaring bibit unggul yang akan dipersiapkan sebagai wakil Indonesia dalam kompetisi internasional di bidang sains dan keislaman.

Tidak hanya lomba, OMI 2025 juga menggelar public lecture tentang “Sejarah Keemasan Sains Islam” yang mengupas kontribusi tokoh-tokoh Islam seperti Al-Khwarizmi, Ibnu Sina, dan Al-Biruni dalam membangun peradaban ilmu yang memadukan wahyu dan akal, ini akan memicu lahirnya Ibnu Sina baru, yakni generasi yang melek sains, kokoh iman, dan mampu menjadi pencerah di tengah masyarakat global yang semakin kompleks.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah menjelaskan bahwa OMI dilaksanakan sebagai upaya dalam menyediakan ruang kompetisi dan kolaborasi bagi murid untuk mengembangkan potensi bakat dan minat, kecakapan dan keahlian yang dimiliki para murid di bidang sains dan riset.

“Kita ingin melalui ajang ini siswa madrasah dapat meningkatkan inovasi, kreasi, pola berpikir kritis dan analitis, memperteguh akhlak mulia, berwawasan kebangsaan, cerdas, sehat, disiplin serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ucapnya.
“Selain itu, juga untuk memberikan motivasi kepada murid agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual berdasarkan nilai-nilai agama,” lanjutnya.

Khodijah menambahkan, kick off hari ini merupakan awal dari rangkaian penyelenggaraan OMI 2025. Seluruh tahapan kegiatan OMI baik Bidang Sains maupun Bidang Riset akan dilakukan full online. “Puncak rangkaian OMI, yakni Tingkat Nasional akan dilakukan secara offline di Provinsi Banten tanggal 2 hingga 6 November 2025,” tandasnya.

Turut hadir secara luring pada Kick Off OMI 2025, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, jajaran Direktur Ditjen Pendidikan Islam, Direktur KSKK Madrasah beserta jajarannya, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Perwakilan Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional), jajaran Kepala Kantor Kemenag Kab/ Kota Provinsi Jawa Barat serta Kepala Madrasah di Lingkungan Kerja Provinsi Jawa Barat. Selain itu juga diikuti secara luring oleh jajaran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se Indonesia.

SUMBER: https://kemenag.go.id/nasional/perdana-kemenag-gelar-olimpiade-madrasah-indonesia-H2aqd 

Share:

SUPERVISI GURU TA. 2025/2026 SEMESTER GASAL

 


Supervisi guru adalah proses pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh kepala sekolah atau pengawas untuk mengamati, mengevaluasi, dan memberikan umpan balik kepada guru, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas pengajaran, mengembangkan profesionalisme guru, dan menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi siswaProses ini melibatkan penggunaan instrumen khusus untuk menilai berbagai aspek kinerja guru, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan pembelajaran, serta memberikan bimbingan dan dukungan untuk membantu guru mengatasi kesulitan. 
Tujuan Supervisi Guru
  • Meningkatkan Kualitas Pengajaran:
    Membantu guru memperbaiki metode mengajar dan memastikan penyampaian materi berjalan efektif. 
  • Pengembangan Profesionalisme Guru:
    Mendorong guru untuk terus belajar, berkembang, dan meningkatkan kompetensi serta motivasi dalam profesinya. 
  • Optimalisasi Lingkungan Belajar:
    Menciptakan suasana belajar yang kondusif, menyenangkan, dan mendukung perkembangan optimal peserta didik. 
  • Membantu Mengatasi Tantangan:
    Memberikan dukungan kepada guru untuk mengatasi masalah dan kesulitan yang dihadapi dalam proses pembelajaran. 
Proses Supervisi Guru
  1. 1. Perencanaan:
    Menyusun program supervisi yang akan dilaksanakan, termasuk menentukan guru yang akan disupervisi dan aspek-aspek yang akan diamati. 
  2. 2. Pelaksanaan:
    Melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan guru, seperti mengajar di kelas, serta menggunakan instrumen supervisi yang telah disiapkan. 
  3. 3. Evaluasi dan Umpan Balik:
    Mengamati dan menilai kinerja guru berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, lalu memberikan umpan balik yang konstruktif kepada guru. 
  4. 4. Tindak Lanjut:
    Merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah perbaikan berdasarkan hasil evaluasi, serta memberikan bimbingan dan dukungan berkelanjutan kepada guru. 
Peran Supervisor
Supervisor, yang biasanya adalah kepala sekolah atau pengawas, bertindak sebagai pendamping dan fasilitator bagi guru. Mereka tidak hanya melakukan pengawasan fisik, tetapi juga memberikan layanan dan pembinaan agar guru menjadi lebih profesional dan mampu memberikan pengalaman belajar terbaik bagi siswa. 
Pentingnya Supervisi
Supervisi merupakan bagian penting dari sistem pendidikan karena membantu membangun budaya kolaborasi antar pendidik, meningkatkan kualitas guru, dan pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas hasil belajar siswa. 

sumber: google 
Share:

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 12 RABIUL AWAL 1447 H/ 05 SEPTEMBER 2025

 


Maulid Nabi Muhammad kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arabمولد النبيtranslit. Maulid an-Nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Islam Muhammad, yang menurut tradisi sebagian Sunni jatuh pada 12 Rabiulawal[2] dan Syiah pada 17 Rabiulawal[3][4] dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah kematian Muhammad. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Muhammad.

Banyak firkah-firkah Islam merayakan Maulid.[5][6] Dengan munculnya kelompok SalafiyahDeobandiAhli Hadis, dan Ahmadiyаh,[7] umat Muslim (Khususnya Salafi-Wahhabi) mulai banyak yang menolak perayaan tersebut, karena dianggap bid'ah yang sesat.[8][9] Juga diakui sebagai hari libur di negara mayoritas Muslim, kecuali Qatar dan Arab Saudi. Sejumlah negara mayoritas nonmuslim dengan populasi penduduk yang besar seperti EtiopiaIndiaTanzania, dll., juga mengakui Maulid sebagai hari libur nasional.[10]

Menurut keterangan dari al-Maqrizi dalam kitabnya al-Khathat, perayaan Maulid dimulai ketika zaman Daulah Fatimiyah (berkuasa abad ke-4 H) yang diperintah oleh penguasa Syiah Ismailiyah di Mesir. Mereka membuat banyak acara perayaan maulid, seperti maulid Nabi, maulid 'Ali bin Abi Thalib, maulid Fatimah, hingga maulid Hasan bin 'Ali dan Husain bin 'Ali.[11] Hal inilah yang menyebabkan para ulama klasik seperti Tajuddin al-Fakihani dan as-Sakhawi, murid Imam Nawawi, menetapkan fatwa bahwa perayaan Maulid adalah bid'ah tercela.[12]

Sementara itu, menurut sumber lain, maulid dikembangkan oleh Abu al-Abbas al-Azafi.[13]

Pakar sejarah Islam seperti Ibnu KhallikanSibth bin Al-JauziIbnu KatsirAs-SakhawiAs-Suyuthi, dan lainnya telah sepakat menyatakan bahwa orang yang pertama kali mengadakan peringatan maulid adalah Sultan Al-Muzhaffaruddin Al-Kukburi, gubernur Irbil (didukung oleh imam Ash Suyuthi). Namun juga terdapat pihak lain yang mengatakan bahwa Sultan Salahuddin Al-Ayyubi adalah orang yang pertama kali mengadakan Maulid Nabi. Sultan Salahuddin pada kala itu membuat perayaan Maulid dengan tujuan membangkitkan semangat umat Islam yang telah padam untuk kembali berjihad dalam membela Islam pada masa Perang Salib.

Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni mengatakan,

Salahuddin-lah yang menaklukkan Mesir. Dia menghapus dakwah ‘Ubaidiyyun yang menganut aliran Qaramithah Bathiniyyah (aliran yang jelas sesatnya). Shalahuddin-lah yang menghidupkan syari’at Islam di kala itu.[14]

Dalam perkataan lainnya, Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni mengatakan,

Negeri Mesir kemudian ditaklukkan oleh raja yang berpegang teguh dengan Sunnah yaitu Salahuddin. Dia yang menampakkan ajaran Nabi yang shahih di kala itu, berseberangan dengan ajaran Rafidhah (Syiah). Pada masa dia, akhirnya ilmu dan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa-sallam semakin terbesar luas.[15]

Sumber lain mengatakan perayaan Maulid yang sebenarnya diprakarsai oleh Dinasti Fatimiyah, sebagaimana dinyatakan oleh banyak ahli sejarah.

Al Maqriziy, seorang pakar sejarah mengatakan, “Para khalifah Fatimiyyun memiliki banyak perayaan sepanjang tahun. Ada perayaan tahun baru, hari ‘Asyura, maulid (hari kelahiran) Nabi, maulid Ali bin Abi Thalib, maulid Hasan dan Husain, maulid Fatimah az-Zahra, maulid khalifah yang sedang berkuasa, perayaan malam pertama bulan Rajab, perayaan malam pertengahan bulan Rajab, perayaan malam pertama bulan Sya’ban, perayaan malam pertengahan bulan Rajab, perayaan malam pertama bulan Ramadan, perayaan malam penutup Ramadan, perayaan ‘Idulfitri, perayaan ‘Iduladha, perayaan ‘Idulghadir, perayaan musim dingin dan musim panas, perayaan malam Al-Kholij, hari Nowruz (Tahun Baru Persia), hari Al-Ghottos, hari Milad (Natal), hari Al-Khomisul ‘Adas (3 hari sebelum paskah), dan hari Rukubaat.”[16]

Syaikh Bakhit Al Muti’iy, mufti Mesir, dalam kitabnya mengatakan bahwa yang pertama kali mengadakan enam perayaan maulid yaitu: perayaan Maulid (hari kelahiran) Nabi, maulid ‘Ali, maulid Fatimah, maulid Hasan dan Husain, maulid khalifah yang berkuasa saat itu yaitu al-Mu’izh Lidinillah (keturunan ‘Ubaidillah dari dinasti Fatimiyyun) pada tahun 362 H.[17]

Begitu pula Syaikh ‘Ali Mahfuzh dalam kitabnya Al-Ibda’ fi Madhoril Ibtida’ (hal. 251) dan al-Ustaz ‘Ali Fikriy dalam Al-Muhadharat al-Fikriyah (hal. 84) juga mengatakan bahwa yang mengadakan perayaan Maulid pertama kali adalah ‘Ubaidiyyun (Fatimiyyun).[18]

SUMBER: https://id.wikipedia.org/wiki/Maulid_Nabi_Muhammad

LIVE STREAMING MAULID NABI DI YOUTUBE MTS AL MANAR PADA CHANEL :

https://www.youtube.com/live/SVuTcTF44DA?si=I7KU29SA_1lchAqP 

Share:

Info Terkini

Pengumuman, Sementara Waktu info libur Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, siswa libur mulai tanggal 01 April 2024 dan kembali ke pondok tanggal 20 April 2024, Halal Bi Halal Pondok tanggal 13 april 2024. Untuk Kelas IX akan di adakan Asasmen Madrasah/ Ujuan Madrasah di mulai tanggal 29 April s.d 08 Mei 2024. Informasi tersebut, sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan kondisi dan ketentuan dari Yayasan.

Koleksi Artikel

Recent Posts

Total Pengunjung