• UPACARA HUT RI KE 80 TAHUN

    Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80 Tahun yang di laksanakan oleh Yayasan Al Manar yang terdiri dari satuan pendidikan Pondok Pesantren, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah Al Manar.

  • WASANAWARSA KE XXXVIII TAHUN 2025

    MTs Al Manar Tahun Ajaran 2024/2025 telah meluluskan Siswa-siswi berjumlah 51 orang, semoga sukses di masa depan

  • HARI JADI PRAMUKA KE 64 TH

    Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80 Tahun yang di laksanakan oleh Yayasan Al Manar yang terdiri dari satuan pendidikan Pondok Pesantren, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah Al Manar

  • Halal bi Halal Guru dan Karyawan

    Halal bi halal Guru dan Karyawan MTs Al Manar Tengaran.

  • Hari Lahir (HARLAH) Madrasah Ke-39

    Seluruh siswa mengikuti kegiatan Harlah madrasah yang di lakukan selama 2 hari, salah satunya adalah pawai taaruf madrasah.

Karya Jurnal


 Tentang "karya", kata tersebut bisa merujuk kepada berbagai macam hal tergantung pada konteksnya. Berikut beberapa kemungkinan makna dari kata "karya":

  1. Karya Seni: Ini bisa merujuk kepada hasil kreativitas manusia dalam berbagai bentuk, seperti lukisan, patung, musik, sastra, film, dan lain sebagainya. Contohnya adalah Mona Lisa karya Leonardo da Vinci, Simfoni No. 9 karya Ludwig van Beethoven, novel "Pride and Prejudice" karya Jane Austen, atau film "The Shawshank Redemption" karya Frank Darabont.

  2. Karya Tulis: Ini bisa merujuk kepada segala jenis tulisan, seperti artikel, esai, cerpen, novel, puisi, dan lain sebagainya. Contohnya adalah esai tentang perubahan iklim, novel fiksi ilmiah tentang petualangan antariksa, atau buku panduan tentang belajar bahasa asing.

  3. Karya Riset: Ini merujuk kepada hasil dari penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan, akademisi, atau peneliti dalam berbagai bidang pengetahuan. Karya riset ini sering diwujudkan dalam bentuk jurnal ilmiah, makalah konferensi, atau disertasi akademis.

  4. Karya Karya: Ini bisa merujuk kepada hasil dari pekerjaan atau proyek yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang, misalnya dalam konteks proyek konstruksi, arsitektur, atau rekayasa.

  5. Karya Sosial: Ini bisa merujuk kepada upaya atau hasil dari kegiatan yang bertujuan untuk memberikan manfaat sosial kepada masyarakat, seperti program pengentasan kemiskinan, kampanye penyadaran tentang kesehatan mental, atau proyek pembangunan fasilitas publik.

Mungkin Anda dapat memberikan konteks lebih lanjut untuk saya memberikan informasi yang lebih spesifik tentang jenis "karya" yang Anda maksud.

Karya ilmiah adalah hasil dari kegiatan penelitian atau kajian yang dilakukan oleh seorang atau sekelompok peneliti dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Karya ilmiah memiliki beberapa karakteristik khas, antara lain:

  1. Metodologi: Karya ilmiah biasanya didasarkan pada metodologi yang sistematis dan terdokumentasi. Metode penelitian yang digunakan harus dapat dijelaskan secara rinci dan dapat direplikasi oleh peneliti lain.

  2. Pendekatan Logis: Karya ilmiah harus memperlihatkan alur pikir yang logis dan koheren. Data yang dikumpulkan harus dianalisis secara objektif dan disajikan dengan tepat.

  3. Keterbukaan dan Transparansi: Karya ilmiah harus transparan dalam penyajian data dan analisis. Informasi tentang sumber data, metodologi penelitian, serta asumsi dan batasan penelitian harus dijelaskan secara jelas.

  4. Penggunaan Evidens: Karya ilmiah harus didukung oleh bukti empiris yang kuat. Ini bisa berupa data observasi, hasil eksperimen, survei, atau analisis statistik, tergantung pada jenis penelitian yang dilakukan.

  5. Penulisan Ilmiah: Karya ilmiah harus ditulis dengan menggunakan bahasa yang formal dan jelas. Struktur penulisan biasanya terdiri dari bagian-bagian seperti pendahuluan, tinjauan pustaka, metode, hasil, pembahasan, dan kesimpulan.

Contoh karya ilmiah termasuk artikel jurnal, makalah konferensi, tesis, disertasi, dan buku ilmiah. Tujuan dari karya ilmiah adalah untuk menyumbangkan pengetahuan baru atau untuk mengonfirmasi atau menyanggah pengetahuan yang telah ada, serta untuk memajukan pemahaman dalam bidang ilmu tertentu.

Sumber: Chat GPT

Guru MTs Al Manar aktif dalam menghasilkan karya, baik dalam bentuk fiksi maupun non fiksi, bentuk ilmiah ataupun karya lainnya berbentuk fisik.

pada kesempatan ini, sqalah satu guru dan kepala madrasah berkolaborasi dalam menghasilkan karya berupa jurnal tentrang pendidikan di madrasah. yang telah terbit di jurnal nasional.


Share:

Nuzulul Quran

 


Nuzulul Qur'an adalah peristiwa penting dalam Islam yang merayakan turunnya Al-Qur'an pertama kali kepada Nabi Muhammad ﷺ. Peristiwa ini terjadi di bulan Ramadan, tepatnya pada malam Lailatul Qadar. Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam agama Islam karena di dalamnya turunnya Al-Qur'an dimulai.

Nuzulul Qur'an menandai awal wahyu kepada Nabi Muhammad ﷺ yang terjadi di Gua Hira, di luar kota Makkah, pada tahun 610 M. Ketika Nabi Muhammad ﷺ berusia 40 tahun, Malaikat Jibril (Gabriel) datang kepada beliau dengan wahyu pertama dari Allah. Wahyu ini merupakan awal dari serangkaian wahyu yang berlangsung selama beberapa tahun dan yang kemudian disusun menjadi Al-Qur'an, kitab suci umat Islam.

Peringatan Nuzulul Qur'an memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk merenungkan pentingnya Al-Qur'an dalam kehidupan mereka, serta untuk memperdalam pemahaman dan pengamalan terhadap ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya. Banyak umat Islam yang memanfaatkan bulan Ramadan, khususnya malam Lailatul Qadar, untuk beribadah, berdoa, membaca Al-Qur'an, dan melakukan amalan-amalan kebaikan lainnya sebagai bagian dari merayakan peristiwa penting ini.

Segenap keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Al Manar mengucapkan Selamat Memperingati Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1445 H.

Semoga kita semua mendapatkan berkah dari ramadhan dan juga al quran. Aminnn


Share:

Profil

 


Nama Madrasah        : Madrasah Tsanawiyah  (MTs) Al Manar

Kepala Madrasah      : Prehanto, SPd.I

Alamat                      : Jl. KH. Djalal Suyuti Krajan 1 RT 5 RW 2, DS. Bener, Kec, Tengaran

NSM                         : 121233220003

NPSN                        : 23064450

Akreditasi                 : Baik "B"

Status                        : Swasta

Kontak Person           : 082226805262

Email                        : mtsalmanar99@gmail.com


Pejabat:

Kepala Madrasah    : Prehanto, S.Pd.I

Waka Kurikulum    : Andi Kustiawan, S.E

Waka Kesiswaan    : Anisatul Masruroh, S.Pd.I

Waka Sarpras         : Tasmiyah, S.Pd

Waka BK                : Mega Rahayu, S.Ag

Waka Humas          : Muflikatur Rofiah, S.Ag

Wali Kelas 7a         : Kurniawan Dwi P

Wali Kelas 7b         : M Syahroni Kholil, S.Pd

Wali Kelas  8a        : Nur Vadlilatul K, S.H

Wali Kelas 8b         :  Andi Kustiawan, S.E

Wali Kelas 9a        : Mustaidah, S.Pd.I

Wali Kelas 9b        : Ivah Fauzah, S.Pd.I

Wali Kelas 9c        : Abdul Khamid, M.Pd

Ka. Perpustakaan    : Mustaidah, S.Pd.I

Staf Perpustakaan    : Musafa Hasan Muzaki

Ka. Tata Usaha        : Musalim Ridlo, S.E.M.E

Staf Tata Usaha        : Ma'ruf Abdillah

PU                            : Nur Hadi


Sosial Media Madrasah    : Facebook    : MTs Al Manar Bener

                                          : Instagram    : @mts_almanar_tengaran

                                           : Tiktok        : MTs Al Manar

                                           : WA             : 082226805262

                                           : Blog            : MTs Al Manar Tengaran


Share:

VISI MISI

 

Visi Madrasah

"Terwujudnya Generasi Islami, Disiplin, Ungul dalam Berprestasi dan Peduli terhadap Lingkungan" 

Misi Madrasah



MOTTO : Unggul, Berprestasi, Religius
Share:

Sejarah Berdiri

 

Al-Manar adalah sebuah Pondok pesantren putra-putri yang terletak di Jalan Raya Solo-Semarang. Tepatnya di Desa Bener Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, 3 KM sebelah selatan kota Salatiga. Nama Al-Manar secara resmi muncul pada masa kepengasuhan Kyai Fatkhurrohman, tahun 1982 yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari Pesantren “As-Suyuthiyyah” yang didirikan dan dirintis oleh Al Mukarrom Simbah KH. Djalal Suyuthi pada tahun 1913.

Misi Al-Manar adalah menciptakan generasi yang berakhlaqul Karimah dan mampu menghadapi tantangan zaman modern. Misi itu dituangkan dalam kurikulum yang menerapkan sistem klasik (sorogan dan bandongan) yang bertitik berat pada kajian-kajian kitab kuning karangan ulama’ syafi’iyyah. Oleh karena itu, substansi yang ditekankan adalah nahwu, sorof, fiqih, ushul fiqih, hadits, tafsir, tauhid, tasawuf, dan tarikh. Berikut ini adalah potret singkat perjalanan Pon-pes Al-Manar yang diambil dari beberapa sumber.

Desa Petungsari adalah sebuah desa yang sekarang bernama “Bener”. Karena penjajahan yang dialaminya, kesulitan dalam mengembangkan syiar Islam dirasakan sekali oleh masyarakat desa ini. Cuma satu dua orang yang mengenal ajaran Islam, bahkan masyarakat desa ini dikenal sebagai masyarakat yang rusak dan akrab dengan mo-limo dan jauh dari agama serta banyak non muslimnya.

Adalah Bapak Juwahir, salah satu warga desa Petungsari yang memimpin sebuah mushola, yang merasa tergugah untuk memperdalam ajaran Agama Islam dengan menjadi santri dari Kyai Naim, Kyai dari Desa Cabean. Semakin hari jamaah di mushola beliau semakin bertambah banyak sehingga terjadilah sebuah kesepakatan antara Bapak Juwahir dengan Kyai Naim untuk mendatangkah seorang Kyai guna mengasuh jamaah yang semakin bertambah tersebut. Beberapa bulan kemudian, Kyai Na’im meminta KH. Djalal Suyuthi untuk memikul tugas tersebut.

Karena mushola sudah tidak mampu menampung jamaah, maka Bapak juwahir pun mewakafkan sebagian tanahnya untuk dijadikan Masjid. Untuk menyiarkan agama Islam, simbah KH. Djalal Suyuthi mendirikan pondok pesantren pada tahun 1926. Pada masa kepemimpinan beliau, kondisi bangsa Indonesia masih berada pada masa penjajahan. Keadaan paling tragis terjadi antara tahun 1942-1946 di masa penjajahan Jepang. Pondok pesantren mengalami kemacetan total karena tekanan Jepang. Baru pada tahun 1947 kehidupan pesantren kembali normal, dan pada tahun itu pula KH. Djalal suyuthi dipanggil oleh Allah SWT.

Sepeninggal KH. Djalal Suyuthi, kepemimpinan Pondok pesantren dipegang oleh KH. Duri (putra beliau) dan Pondok Pesantren ini diberi nama “As-Suyuthiyyah”, diambil dari nama pendirinya. KH. Duri memegang kepemimpinan hingga tahun 1963 dengan santri sekitar 50-70 orang.
Setelah KH. Duri meninggal pada tahun 1963, Pesantren dipimpin oleh adik beliau yang bernama KH. Muh. Suhudi. Pada masa kepemimpinan beliau, Pesantren banyak mengalami goncangan karena pengaruh suhu politik di Indonesia yang sedang memanas.

Sebagai puncak resesi/goncangan tersebut, pada tahun 1975 jumlah santri tinggal 23 orang. Tetapi pada tahun itu pula didirikan TK dan fasilitas pendidikan ditambah untuk mendidik anak-anak usia tersebut. Kepemimpinan KH. Muh. Suhudi berlangsung sampai tahun 1983 karena beliau meninggal dunia.

Pada tahun 1983, kepemimpinan pondok pesantren dipegang oleh K. Fatkhurrohman (putra KH. Duri). Saat itu keadaan pondok pesantren telah normal kembali. Beliau banyak mengadakan pembaharuan. Antara lain perubahan nama pondok pesantren menjadi “Al-Manar” yang diambil dari nama group orkes gambus di Desa Bener yang saat itu ketenarannya sampai ke Jawa Timur sekitar tahun 1960-1975.

Masjid lama yang dibangun oleh KH. Djalal Suyuthi dipugar, bangunan pondok ditambah dan pendidikan formal dimasukkan ke dalam kurikulum pondok pesantren. Pada tahun 1985 didirikan Madrasah Tsanawiyah, menyusul pada tahun 1989 didirikan Madrasah Aliyah. Terakhir pada tahun 1992 beliau mendirikan Yayasan Al-Manar sebagai wadah yang lebih formal dan legitimit. Namun beliau belum sempat melihat perkembangan Al-Manar lebih lanjut karena telah dipanggil oleh Allah SWT pada tanggal 28 Juli 1993.

Sepeninggal K. Fatkhurrohman pada tahun 1993, kepemimpinan beliau dilanjutkan oleh menantu beliau, K. Muhammad Imam Fauzy. Pada masa ini Madrasah Aliyah diubah menjadi Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) tepatnya pada tahun 1994/1995. Dan jumlah santri mencapai 537 orang dari Jawa dan Luar Jawa. Namun pada tanggal 11 Mei 2000/ 6 Shofar 1421 beliau meninggal dunia dalam usia 35 tahun.

Sepeninggal beliau, pesantren dipimpin oleh K. As’ad Haris Nasution Fatkhurrohman yang merupakan putra ketiga dari K. Fatkhurrohman. Sampai profil ini dibuat, kepemimpinan Pondok Pesantren Al-Manar masih berada di tangan beliau.

Pendiri
KH.  Djalal  Suyuthi

Pengasuh
1. KH.  Djalal  Suyuthi
2. KH. Duri
3. KH. Muh. Suhudi
4. KH. Fatkhurrohman
5. KH. Muhammad Imam Fauzy
6. KH. As’ad Haris Nasution Fatkhurrohman

Share:

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tapel. 2024/2025

 "Penerimaan peserta didik baru" adalah proses di mana sebuah lembaga pendidikan, seperti sekolah atau perguruan tinggi, menerima dan mengakui siswa baru untuk memulai pendidikan mereka di lembaga tersebut. Proses ini biasanya melibatkan beberapa langkah, seperti pendaftaran, pengujian, penilaian, dan seleksi. Setiap lembaga pendidikan memiliki prosedur penerimaan yang berbeda, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon siswa, seperti dokumen-dokumen yang diperlukan, tes masuk, wawancara, dan lain sebagainya.

Penerimaan peserta didik baru penting karena lembaga pendidikan ingin memastikan bahwa mereka memiliki siswa yang berkualitas dan sesuai dengan visi, misi, serta kebijakan pendidikan mereka. Proses ini juga memberikan kesempatan kepada calon siswa untuk menunjukkan potensi mereka dan memenuhi syarat untuk mendapatkan pendidikan yang mereka inginkan.

saat ini, madrasah tsanawiyah AL mnar Tengaran, telah membuka penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2024/2025 di mula pada bulan Feburari s.d bulan Juni tahun 2024.

pendaftaran siswa baru dapat melalui online baik lewat linkl google form PPDB ataupun dapat juga melalui laman blog ini pada menu navigasi formulir pendaftaran PPDB. selain itu, pendaftaran siswa baru juga dapat secara langsung mendatangi madrasah pada jam kerja.

syarat dan berkas yang harus di bawa/ dituliskan di antaranya:

1. Mengisi formulir pendaftaran

2. Akta Anak

3. KK

4. KTP Orang tua/ Wali

5. Kartu KIP (jika memiliki)

6. Kartu PKH (jika memiliki)

7. pas foto berwarna


Madrasah tsanawiyah Al Manar merupakan salah satu madrasah dengan basis pondok pesantren, di bawah nanungan yayasan Al Manar tengaran. untuk itu madrasah kami terintegrasi dengan ilmu agama yang mumpuni untuk bekal anak nanti di masa depan.

selain itu, madrasah kami juga memiliki beberapa program unggulan yang di tawarkan bagi siswa baru, seperti kelas unggulan tahfidz juz 30 maupun, kelas sains dan kelas reguler.

dengan berbagai mode pembelajaran dan kelas unggulan yang ada, diharapkan calaon siswa baru dan siswa lama mampu menjadi generasi yang berprestasi, beradab, berilmu dan dapat mengharumkan nama madrasah dan yayasan di kancah khalayak ramai.


Share:

PKKM

 Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM)

Penilaian kinerja seorang kepala madrasah biasanya melibatkan beberapa aspek, seperti:

  1. Kepemimpinan: Kemampuan kepala madrasah dalam memimpin, mengelola, dan mengembangkan madrasah.
  2. Manajemen: Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia, keuangan, dan fisik madrasah.
  3. Pembinaan Guru dan Staff: Kemampuan dalam membina dan mengembangkan potensi guru dan staff madrasah.
  4. Pengembangan Kurikulum: Kemampuan dalam mengembangkan dan mengevaluasi kurikulum madrasah sesuai dengan kebutuhan.
  5. Pembinaan Siswa: Kemampuan dalam membina dan mengembangkan potensi siswa serta mengatasi masalah-masalah yang timbul.
  6. Hubungan dengan Stakeholder: Kemampuan dalam membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak terkait madrasah, seperti orang tua siswa, masyarakat, dan pemerintah setempat.
  7. Pencapaian Akademik: Pencapaian siswa dalam hal akademik juga bisa menjadi salah satu penilaian kinerja kepala madrasah.


Penilaian kinerja tersebut biasanya dilakukan secara periodik, mungkin setiap semester atau setahun sekali, dan bisa melibatkan berbagai pihak, seperti dewan guru, dewan madrasah, atau pihak otoritas pendidikan setempat. Metode penilaian kinerja juga bisa bervariasi, mulai dari observasi langsung, wawancara, survei, hingga analisis data kuantitatif mengenai pencapaian siswa.


Madrasah Tsanawiyah Al manar telah melaksanakan kegiatan PenilianKinerja Kepala Madrasaha (PKKM) yang di laksanakan pada bulan Desember tahun 2023 kemaren. penilian tersebut di promotori oleh Kantor Kemenag Kab. Semarang, sebagai moniroting dan evaluasi terhadap madrasah terkait kinerja selama 1 tahun berjalan.



Alhamdulillah, madrasah tsanawiyah Almanar pada penilian kinerja kepala madrasah tahun ini mendapatkan nilai yang sangat memuarkan yaitu, 86 meningkat dari tahun kemaren yang hanya sebesar 83 saja.

adanya peningkatan nilai , menunjukan bahwa kita berusaha terus dalam memberikan pelayanan yang baik untuk semua warga madrasah dalam segi bidang apapum.

Semoga kedepannya bisa lebih baik dan lebih berkualitas lagi.

Aminn.




Video kegiatan bisa di lihat di youtube MTs Al Manar: https://www.youtube.com/live/tCcg3IhkOto?si=A349lYkAvTHVGROM

Share:

Info Terkini

Pengumuman, Sementara Waktu info libur Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, siswa libur mulai tanggal 01 April 2024 dan kembali ke pondok tanggal 20 April 2024, Halal Bi Halal Pondok tanggal 13 april 2024. Untuk Kelas IX akan di adakan Asasmen Madrasah/ Ujuan Madrasah di mulai tanggal 29 April s.d 08 Mei 2024. Informasi tersebut, sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan kondisi dan ketentuan dari Yayasan.

Koleksi Artikel

Recent Posts

Total Pengunjung